Part 4
Hari ke-dua Nk bersekolah masih seperti biasanya,sampai ada beberapa surat cinta yang dimasukkan ke lokernya.Nk bingung siapa yang mengirimkan surat itu,semakin hari surat yang diletakkan dilokernya semakin banyak sampai Nk menemukan lokernya diberi bendera berwarna merah berlambangkan bunga yang berlumurkan darah.Nk pun ketakutan dan menceritakannya pada Kyuhyun.Kyuhyun mencoba menenangkan Nk.
Kyuhyun : “ tenanglah,aku akan melindungimu. “ (ing)
Nk pun mulai tenang.Namun penderitaan Nk baru saja di mulai,saat ia berjalan menuruni anak tangga ia terpeleset dan jatuh menimpa pecahan kaca yang ditabur di anak tangga paling bawah.Tangan Nk pun berlumuran darah akibat tangan,kaki,dan tubuh bagian belakangnya tertancap oleh pecahan-pecahan kaca tersebut.Dari kejauhan ia melihat seseorang berlari ke arahnya,namun tak begitu jelas karena tiba-tiba Nk terjatuh dan pingsan.
Saat Nk terbangun,ia melihat pria yang muncul dari balik pintu kelas itu duduk di kursi sofa di samping tempat tidur ia berada.
Nk : “ sedang apa kau di sini?Dimana aku?Dan kenapa aku berada di sini?” (ing)
Leeteuk : “kau tejatuh di atas pecahan kaca dan kau pingsan.Aku membawamu ke UKS dan menunggumu siuman” (ing)
Nk : “terima kasih telah menolongku.” (ing)
Leeteuk : “sama-sama,namaku Leeteuk,kau pasti Nk kan?murid pindahan dari Indonesia itu?” (ing)
Nk : ”ah,iya” (ing) *nk kaget ternyata pria itu mengenalnya dan ia senang karena pria itu telah menolongnya
Dari kaca pintu Kyuhyun melihat apa yang sedang terjadi di dalam,ia merasa sedih,karena sebenarnya ia lah yang menolong Nk dan membawa Nk ke UKS.Namun ia hanya bias terdiam dan pergi menjauh dari UKS.Keesokan harinya Nk datang dan menemui Kyuhyun yang sedang membaaca buku di kelas.
Nk : “pagi Kyuhyun,sedang apa kau?” (ing)
Kyuhyun : “ sedang sarapan pagi,memangnya kau tidak melihat aku sedang apa?” (ing) *dengan nada yang sedikit melonjak
Nk pun kaget
Nk : “ kok gitu sih,maaf deh maaf kalau aku ganggu kamu.Tapi aku mau curhat nih,boleh nggak?” (ing)
Kyuhyun : “ hm,curhat apa?” (ing) *sambil berpura-pura masih membaca buku yang ia bawa padahal ia tidak bisa berkonsentrasi membaca buku itu karena kedatangan Nk.
Nk : “kau tau,kemarin aku ditembak oleh ketua osis kita,Leeteuk” (ing)
Bersambung.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar